Jumat, 14 Januari 2011

aku dan hari-hariku yang biasa

halooo udah lama gak posting disini keseringan di fb sih..
ada apa dengan aku kali ini mungkon ini pertanyaan klasik yang sewring aku pertanyakan, dan ternyata pertanyaan itu jarang banget bisa terjawab. oke hari ini adalah ahri jumat tanggal 14 februari 2011, hari jumat kata orang-orang adalah hari yang pendek, padahal semua hari itu sama. kita punya waktu 24 jam untuk mengisinya dengan berbagai macam hal, sebernarnya aku ingin sekali bercerita banyak hal. setelah hampir satu minngu lebih aku tidak menyentuh komputer aku bingung harus memulai dari mana. sepertinya harus di mulai dari hari ini ya :)

jumat kali ini aku sadar sudah separuh bulan aku menjalani kehidupan di bulan januari, bisa dibilang bulan ini adalah bulan yang sangat seru. banyak aktivitas yang sangat menyenangkan. pagi ini aku terbangun seperti hari kemarin, malas-malasan pesimistis stadium empat (bentar lagi berevolusi menjadi kukang kali). pertanyaan "wagu" itu saja yang selalu menghantuiku, dio bawah ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang sering aku lontarkan setiap hari:

1. "mengapa hidupku seperti ini?"
dalam poin ini si keriting sering mengalami krisis kepercayaan kepada tuhan. dia merasa ada yang salah dengan takdirnya. walaupun tahu setiap kejadian adalah pilihan si keriting tidak mau tahu, yang dia tahu tuhan selalu memberikan opsi yang (sepertinya) keliru. tapi walau selalu mempertanyakan yang satu ini sekiriting terus berjalan kok, dia tahu sebenarnya dia tidak bisa lari dari takdir tuhan.

2. "apa yang aku lakukan hari ini?"
sepertinya pertanyaan inilah yang paling membuat si keriting berkembang, dari satu kalimat yang simpel ini, si keriting mau tidak mau harus terus bergerak dan bergerak. menyelesaikan banyak hal, merampungkan sesuatu. main ke banyak tempat dan tentu saja berkenalan dengan dunia baru.

3. "bagaimana dengan hidupku esok hari?"

yeah kadang kala kita sering cemas dan enggan membicarakan sesuatu yang belum datang. keresahan-keresahan mengenai hari esok juga sering dirasakan si keriting, sedikit menengok latar belakangnya. dia memiliki orang tua yang sudah cukup lama berada di kota bogor. dia tahu semuanya akan terus berjalan, semakin menua, ada yang meninggal, sesosok nyawa baru lahir. dia kadang kebingungan sampai kapankah hidup ini terus berjalan dengan ke dua orang tuanya? sementara si keriting sednri masih tolol dalam banyak hal. semoga saja si keriting bisa segera berubah dan dapat menjadi cowok yang dewasa.

oh iya jumat kali ini sikeriting kedatangan "tamu istimewa". dia datang tiba-tiba, tanpa memberi kabar. mereka hadir tanpa di undang dan membuat sikeriting berteriak histeris, mereka tiba-tiba nongkrong, tidur, makan sembarang tempat dan tanpa permisi. sepertinya sikeriting harus segera membereskan mereka semua ke apotik atau tukang potong rambut. oh kasihan sekali si keriting.

kamis kemarin aku bertemu mas mujadi dan mas medi, dua orang tokoh komik senior di kota solo. bertemu ditempat dan waktu yang berbeda. di sriwedari aku bertemu mujadi, kita berbicang sejenak di dpan gerbang, karena situasi berubah mendung kita memutuskan pindah ke pendopo. obrolan kala itu dimulai dengan topik yang sangat aneh, topik mengenai sikeriting yang menjadi manusia super. dia berbicara mengenai kesibukan-kesibukan sikeriting dari sudaut pandangnya, memang sih akhir-akhir ini sikeriting suka autis sendiri, beberapa bulan ini dia disibukan oleh side job animasi, bikin kompilasi komik dan pameran. kadang kala mengambil gambar dokumentasi buat acara. dan menurutnya semua itu tidak baik buat masa depan.mas mujadi saat itu mengenakan kemeja merah dan celana coklat seorang guru. kebetulan saat kita bertemu dia tengayh menyelesaikan tugasnya sebagai pengajar di sekolah luar biasa. si keriting sangat suka kalo berdialog dengan mas mujadi, dia bilang mas-mas itu banyak memiliki pengalaman-pengalaman yang baru. tentu saja semua itu hasil petualangannya di berbagai kota dengan sepeda motor bebek kesayangannya. istri mas mujadi yang bernama mbak putri kali ini tidak ikut, agak berbeda dari biasanya. sore itu mengalir begitu saja, obrolan-obrolan panjang itu mengarah ke banyak hal, tentang penantaan idealisme dimasa muda, prinsip hidup mengapa badan tidak boleh ditato, hingga ke persoalan mengapa seorang wanita menginginkan seorang (keamanan dari) pria. menyebalkan memang, ternyata ada beberapa poin yang membuatku tersenyum kecut.
aku baru tahu takdir itu tidak sesimpel yang kita kira. setelah aku mengamati apa yang kita bicarakan kemarin aku dapat mengetahui ternyata ada kemiripan apa yabf diobrolkan antara mujadi dan medi. mereka mengkerucut ke arah "kita harus mengutamakan kebutuhan dari pada keinginan". yah mereka adalah orang-orang hebat yang ada di sekitarku.
postingan kali ini cukup kali ya, aku nulis ini diwarnet, sudah hampir 2 jam aku berada disini. kapan-kapan aku sambung lagi deh :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar