Minggu, 17 April 2016

Prosa Tengah Malam

Malam terus berlalu meninggalkan jejak-jejaknya di ujung mataku. Dia bercerita bahwa tidak semua prosa harus berakhir dengan bahagia. Misalnya umpatan gelas bekas minuman yang masih tersisa separuh. Atau erangan nada dering handphone yang berteriak karena isi baterai hampir habis tereksekusi banyak hal di hari ini. Seperti daya hidupku yang juga mulai menipis dan membiaskan secercah harapan. Baiklah saatnya mengisi energi lagi di alam mimpi.

Mujix
Sedang bersemangat
Simo, 17 April 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar