Minggu, 01 Mei 2016

Lampu

Cahaya lampu di pusat perbelanjaan adalah pengandaian yang kurasa tepat untuk menggambarkan peran setiap manusia di dunia.

Gimana enggak!? Hampir setiap lampu memiliki fungsinya masing-masing.

Ada banyak lampu taman berbentuk bulat berjejer menyembul diantara rimbunnya daun semak. Satu hal yang pasti, lampu ini ada dan diciptakan bukan untuk memberi 'tanda' kepada pengendara untuk berbelok. Itu tugasnya lampu sein sepeda motor.

Beda lampu taman dan lampu sein, di dalam mall ada lampu berwarna coklat untuk menyinari roti bermerk. Hanya sekedar ada untuk menampilkan rupa sang roti agar bisa menarik pembeli. Peran tersebut sangat tentu saja tidak bisa digantikan lampu taman atau lampu sein.

Manusia juga seperti itu, walau sedikit berbeda. Semuanya memiliki perannya masing.

Bersinar terang benderang atau sekedar seberkas cahaya redup tak usah terlalu dirisaukan. Biarkan saja semua berjalan wajar apa adanya.

Toh semua lampu yang menyala itu nantinya akan mati. Kapan? Kalau tidak ada mati listrik ya saat pagi hari mulai menjelang.

Mujix
Akhirnya tidak jadi pulang ke Boyolali, karena urusan ban yang bocor belum juga tertambal. Namun kabar baiknya, semua komik yang aku bawa hampir sudah sampai di tangan pembaca. Capek.
Kerten, 1 Mei 2016.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar