Kamis, 23 Desember 2010

Di Dalam Meriam

Ada segemuruh kekacauan di dalam diriku
Timbul tenggelam menyisakan sepotong hati berwarna merah kehitaman

Kupungut saja benda itu, kulempar ke langit kumuntahkan pada sang semesta

Kacau balau
Cakrawala pucat
Sekusam pagi yang kesepian tanpa matahari

Belakangan kuketahui benda hitam pucat yg kulempar ke langit itu bernama cinta

Entahlah...
Aku tak perduli lagi...

Surakarta, 15 Desember 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar