Kamis, 23 Desember 2010

Gelas keempat

Kala itu aku terdiam di ujung senja
Menepi sejenak melarikan diri dari waktu
Tak ada yang berubah
Tak ada yang
berpindah
Semuanya tak bergeming ditelan bosan

Kala itu langit hitam legam
Malam hanya bertiup sepoi dan menertawai siang yg telah terlewat

Ia mendahuluiku untuk mencium senja

Ia mendahuluiku untuk memeluk petang yg manja

Tidak ada waktu untuk menunggu senja yg masih terus terdiam

Tak ada waktu menanti malam yang masih kelam karena hitam

masih ada suasana hangat yg belum kita tertawakan

Tak ada waktu untuk menanti


Surakarta, 15 Desember 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar