Kamis, 19 Januari 2012

Mujix dua minggu ini

Saatnya curhat…
Iyeeeeeey!!! Kalian kangen ma akuu kan? Iya kan? Iya kaaan? Iya kan? Kan? Kan? Iyeeeeeeyyyy? #langsung salto sambil berpose ala ksatria bertopeng
Dimulai dari mana nii yaaa, oke deh aku gak tau harus menulis apaan, yang pasti detik ini aku terdampar di ujung Kota Solo di bagian utara. Di daerah terpencil nan pelosok bernama Mojosongo *sutralah kalo kalian ngotot masih udikan kota darimana Mujix berasal (soalnya rumah mujix di tengah hutan bernama kecamatan Simo). Di episode kali ini, yaitu episode di umur 23 tahun lebih 4 bulan 17 hari, semuanya berjalan begituuuuu ceoat. Sebuah episode yang cukup melelahkan, walau tak selelah nungguin balesan sms dari dedek-dedek mumu:p


Malam ini aku memang sengaja menginap di rumah Agus Gde, seorang kawan dari jurusan Etnomusikologi angkatan 2006. Misi utama sih me-layout majalah, dan misi terselubungnya mempopulerkan videoklipnya SNSD yang kebetulan kompilt-plit diples-dish. Ada 5 mahkluk gak jelas ikutan lembur malam ini, mereka semua adalah para redaksi di Majalah Cangkir. Sebuah majalah baru yang sedang mempersiapkan pergerakan mereka di belantika permajalahan budaya di Indonesia. Posisi detik ini:


1.Galih: sesosok cowok item petarung sejati yang berasal dari bekas Kerajaan Pajang (nama gaulnya Kota Kartosuro) tengah bertarung dengan pacarnya via telepon di beranda luar rumah. Sambil ngetik aku berdoa, semoga aja dia tidak galau kemudian loncat dari lantai dua sambil berteriak “ai loop yuuuuu ai loop yuuuuu”.

2.Agus Gde: sesosok manusia berasala dari Pulau Bali ini sedang terlelap dengan mesra di ruangannya bersama Fajar. Semoga saja mereka tidak jadian aku khawatir, akrab dan intim sekali mereka di dalam kamar.


3.Fajar :
cowok berambut gondrong itu tengah tidur dikamar agus. Semoga tidak terjadi apa-apa Tuhan #sambil berdoa dengan khusyu.

4.Renaldi: emmmmhh intinya dia juga tidur, dikamar depan computer. Teman-teman redaksi memanggilnya “tembong”. sempet ngorok juga, tak nadanya C sama dengan DO, tempo 4/4.

5.Mujix: masih hidup, ganteng, keriting dan terjaga walau mata sudah hampir lepas kemana-mana. Maklum dari sore tadi doi muter-muter gak jelas kayak kipas angin.


Saat ini lagu favorit Mujix sedang keputer, lagu berjudul “Face” ini sangat kereeeen. Yup, beberapa minggu ini aku tergila-gila dengan soundtrack anime "BECK:Mongolian Chop Squad". Kalo luang kalian silahkan dengerin lagunya:




Bulan Januari telah memasuki pertengahan bulan, semua list sudah mulai dikerjakan. Tadi sore ampe jam 8 malem juga abis dari rumahnya mas Erwin, buat nanyain revisi job animasi (yang kayaknya bakal ngulangin banyak banget T__Ta). Semakin banyak revisi semakin banyak belajar (setidaknya belajar mengikuti selera klien^^a).

beberapa hari kemarin aku juga mengerjakan desain kaos buat Solowae, sebuah clothing berbasis kebudayaaan. Asoey geboy deh, dari 4 alternatif desain, semuanya di terima dengan lapang dada oleh pihak Solowae. Desain yang kubuat kali ini temanya si Bagong. Iya aku menggambar karakter gendut itu dengan berbagai gaya, saat ini adegan Bagong “mabuk keadaan” sama “mencari keraton” Tengah di tracing sama Angga Tantama, iya, seorang kawan Komisi dari Wonogiri yang mukanya mirip vokalis boyband Korea itu lhoooo:p #langsung diculek linggis sama Angga


Okey, aku mau pamer lagi boleh? Asiiiik.. awal bulan ini aku merampungkan komik baru berjudul “The Hole” artinya sih sebuah lubang ato apa gituuuu. Komik super duper sangat galau sekali ini aku angkat dari puisi labilku di bulan Desember 2011 kemarin. Asal muasal aku buat komik galau itu sebenarnya gara-gara pesan singkat dari seorang kawan galau dari Jakarta bernama Kak Amet. Dia adalah sesosok cowok lucu (auwah… lucu kayak kucing jix?) yang mendiami markas komik bernama Akademi Samali.

Iya ruangan kecil di rumahnya Bang Beng Rahadian sama mbak Lulu Ratna itu lhooooo. (iya, pokoknya gitu deh. Ada seorang kawan galau meminta dibikinkan komik sama komikus galau..errr gitu deh males njelasinnya secara detil, takut galau lagi:P)
Pesan singkat itu bunyinya gini:

“hai mujix, pa kbar? Sibuk gak? Btw mau ngisi short comic 4 halaman u/ Comical Magz?”

Hampir saja mau aku bales gini:

“aduuuh kakak, akkuh sedang sibuk syuting niiihhhh? Maapin nikita yaaa. Kata pak produser. Deadline hari ini ada 700 episode sinetron yang harus diselesain”

Errrr…. Sory….. ketuker sama smsnya dek Nikita Willy:p

Wuouh, padahal bulan November kemarin sempet kepikiranmau nyumbang komik di Comical Mags, eeh bulan januari udah ditawarin sama kak Amet, akhirnya aku menyanggupi tawaran tersebut. Tema awal sih musik, karena aku gak begitu punya stok ide bertema musik akhirnya aku nanya gini:

“err kak kalo bikin komik curat boleh? Kalo boleh bakal aku bikin segalau mungkin deeeeh”


Ternyata di bolehin, akhinya aku ngembat salah satu puisiku trus aku gambar deh menjadi komik 4 lembar. Judul aslinya sih tanggal, soalnya puisi tersebut aku tulis dari hape makanya jadinya romantic gituuu (atau lebih tepatnya sarkastic gituu, soalnya bakal menyobek-nyobek hatimuu). Buat yang penasaran sama “The Hole” bisa dinantikan di Comical Magz di bulan ini. Oh iya ini puisinya:

20.12.2011
oleh Mujiyono Sutarno pada 20 Desember 2011 pukul 19:02
Serpihan hampir hancur itu
selalu kubawa kemanapun aku pergi.
Didalam genggamanku benda itu berdenyut lemah,
perlahan, dan hampir mati
gara-gara terlalu lama terjatuh di sebuah jurang nan gelap.
Kala hujan benda itu makin payah,
kata kawanku semuanya akan berakhir jika benda itu berhenti berpijar.
Tak ada pijar kurasa, seberkas cahayapun tak terpantul dari serpihan tersebut.
Sial, sampai mampuspun tak akan kubiarkan benda itu hancur lebur,
sampai berjelaga dan berkaratpun akan tetap kugenggam,
untuk dirimu hingga petang nanti.
percayalah...
aku berjanji...

Solo, 20 Desember 2011



Galau? Iya iyalah, sangat kontras sekali dengan penampilan Mujix yang super amburadul bin sangar ini. Komiknya absurd gitu, referensi panelling dan coloring beberapa komik eropa. Kalian akan mendapatkan suasana yang sama dengan komikku yang berjudul Joshephira.
buat yang mau baca komik joshephira bisa meluncur ke sini:
komikoo.com/komik/josephira

atau di sini:
http://www.ngomik.com/comic/josephira/1938

Walau sempet beberapa agenda kacau gara-gara masalah membayar kost akhirnya semua bisa berjalan, walau tak semulus ketika aku menuliskan list kemarin, aku tetep bersyukur kok. pelajaran yang bisa aku petik dari kejadian kost tersebut adalah “hadapi masalah yang mendatangimu, karena itu adalah jalan untuk mendapatkan ilmu”. Kapan-kapan aku bikinkan postingan tersendiri deh, ni masih ribet banget:p


Disela-sela sok sibuk itu ada beberapa kejadian lucu lhooo. Ada si Feri yang tiba-tiba tergila-gila sama internet bangking BANK BCA. Eeerrr sory aku ralat, dia terobsesi sama taller di BANK BCA berwajah manis bernama piiiiiiiip (ceritanya di sensor), keresahan dia akan si piiiiiiiip tu menjadi syair aneh di pesbuk. Buat yang penasaran sama puisi si Peri bisa melucur ke blognya mas Feri atau mengulik profil FB-nya.


Oh iyaaa aku sempet ketemu sama Pak Eko, dia salah satu kawan Komisi Solo yang telah menjalankan telah pulang dengan selamat dari tanah suci Arab Saudi (jangan seperti si Anang Silikon,kalo dia naik hajinya ke Mesir. mau muterin Piramida ya nang? hehehe). Iya, dia telah menunaikan ibadah haji dengan sukses. Selamat ya pak Eko, semoga bermanfaat. Cerita kemarin kurang niiih, ayo kumpul lagi.. hehehehehe yang paling membuat aku sama Feri gembira adalah kabar bahwa pak Eko akan melanjutkan komik “Catha-cara”-nya:)


Mujix
Ayoooo deadline listnya gimanaaa
haduuuhaduuuhaduuu
Solo, 19 Januari 2012

2 komentar:

  1. mujix, i'm still available, dude herlino is nothing, mujix, u're very mumumumu.... (nikita willy)

    BalasHapus
  2. wah, lagunya si Beck sangat sosis dan rustam ea k'

    BalasHapus