Rabu, 22 Januari 2014

Katak dan Kecebong

“ Seekor katak”
Apa yang menarik dari seekor katak?

***

Hm... Apa yah menariknya dari seekor katak. Katak itu hijau, ngobrolin soal hijau, aku jadi inget jaketku. Jaket kesayangan berwarna hijau yang sekarang entah dimana. Kayaknya hilang gituh. Jaket itu hadiah dari ortu di Bogor. Setiap tahun, khususnya saat lebaran, warung kami mendapat parcel dari para saudagar, tengkulak, para tukang ikan  dan langganan.

Jaket hijau itu katanya hadiah dari tukang tempe. Setelah bersitegang dengan adik saat rebutan jaket hijau tersebut, akhirnya dia mengalah untuk memberikan jaket itu kepadaku. Iya, dia yang mengalah. Kakak yang sangat egois. Yak katak berwarna hijau itu mengingatkanku tentang jaket. Jaket hijau yang sekarang entah di mana. Begitulah.

Hal apalagi selain hijau, yang menarik dari katak yah? Sebentar, sebentar. Ah iya. Katak itu menarik ketika dia melompat. Selama ingin berpindah tempat, khususnya di darat, dia akan melompat. Bisa dikatakan hewan katak adalah hewan yang bermotivasi tinggi. Katak termasuk kasta dari kaum trendsetter, terkadang aku kepikiran logo bikin Twitter itu harusnya katak, bukan burung. Ketika hewan-hawan lain hanya berjalan dan merayap, dia memilih untuk melompat. 

Hey... Melompat itu keren. 
Sesuatu yang bisa melompat itu awesome. Penyanyi cilik (yang sekarang udah gede) Joshua Suherman bahkan menyanyikan lagu berjudul ‘Lonjak-lonjak’, yang arti sebenarnya  juga ‘melompat. Kodok melompat! Vampire di China melompat!! Micheal Jordan harus melompat  ketika melakukan Slam Dunk yang hebat. Pocong  juga melompat. Kayaknya pocong dan vampire di China itu saudaraan. Pocong ngesot itu enggak asik. 

Aku juga suka melompat, ketika sedang Bad mood, aku suka melakukan hal yang aneh-aneh. Melompat sambil berteriak “yeeey!!!” adalah salah satu aktivitas andalanku ketika sedang galau tingkat dewa.

Ngobrolin kataknya udah mulai menarik nih. Katak dan manusia kayaknya mirip deh. Sama-sama bertransformasi untuk bersiap-siap menghadapi dunia dewasa yang kejam. Dunia dewasa katak kejam gak sih? Kayaknya kejam banget. di sawah banyak ular yang doyan ngemil katak. Ah jangankan ular, manusia aja doyan ngemil katak. Aku pernah liat di daerah pecinan menu masakan yang dibuat dari  katak. Aku belum pernah makan sih. Katanya sih enak. tapi aku gak tega kalo suruh makan katak, ngingetin Sersan Keroro sama Kermit-nya The Muppet. Kero…kero…kero…!!!

Di komik Lemontea bab 4, muncul banyak katak di awal chapter. Ada Keroro muncul sebagai cameo. Nongol dikit separuh kepalanya. Adegan itu sebagai latar Bung Kribo saat curhat tentang Popok . Curhatnya saat hujan deras gitu, makanya banyak katak yang muncul. Si Bocah Tengil juga main-main sama si katak. Di akhir bab, Doi malah sampe nyasar di kerajaan Katak, bertemu Raja Katak, dan Kermit-nya The Muppet. Hahaha tu komik yang ‘gak jelas kapan kelarnya’ kok malah makin ngaco aja ya.

Edward De Bono dalam bukunya “How To Be More Interesting” menuliskan hal-hal yang menarik tentang katak dengan sangat berbeda. Edward  berbicara soal pangeran katak, kompetisi lengkingan katak saat mencari pasangan, berudu alias si katak kecil, hingga lomba katak untuk mendapatkan pundi-pundi uang melalui judi. Siapa coba yang kepikiran kalo setiap katak adalah pangeran tampan yang dikutuk oleh penyihir jahat. Kutukan tersebut hanya bisa dimusnahkan dengan mencium katak itu dengan sangat mesra. Tunggu, tunggu, mencium katak dengan sangat mesra? Yaick!!

Aku sudah lama sekali gak ketemu sama hewan yang bernama katak. Kapan yah? Udah lama banget, aku bahkan gak inget. Mungkin saat SMP. Entahlah aku lupa. Gak ada kejadian khusus tentang katak yang memorable. Dulu saat SD, aku sering kesawah buat main-main lumpur. Aku koprol dan mendarat dengan dramatis ditanah lembek itu hingga belepotan gak jelas. Ketemu katak? Ya iyalah. Namanya juga di sawah. Tapi gak pernah tuh aku memikirkan katak. Ngapain mikirin dia, dia aja gak mikirin aku kok. Ngobrolin soal katak saja baru kali ini. kenapa harus katak sih? Kenapa enggak berang-berang, kukang, atau baboon sekalian. Hahaha.

Katak adalah hewan yang hidup di dua alam. Inget nggak pelajaran saat SD? Dulu aku surprise banget saat tahu kalau kecebong yang mungil dan berkepala besar itu suatu hari akan berubah menjadi katak. Istilah kerennya bertransformasi. Siapa sih yang nyangka dari telur yang lebih mirip isi buah Markisa itu akan terlahir ratusan kecebong. Kalo Shinchan, bilangnya ‘kebongce’. Si kebongce ini  waktu kecil belajar berenang, tubuh dan kepalanya kecil banget, terus kepalanya membesar, perlahan-lahan muncul kaki, kemudian doi tiba-tiba aja udah memiliki mata dan mulut yang aneh. Terus jreng-jreng-jreng jadilah katak kecil.

Katak kecil disebut berudu, seekor berudu tampak sebagai makhluk yang amat berbeda. Berudu adalah yang dapat berenang dengan baik, tetapi tidak dapat bertahan untuk hidup di darat. Mungkin manusia seharusnya berpikir tentang anak-anak sebagai makhluk yang benar-benar berbeda dan bukan sebagai ‘orang dewasa mini’. 

Hei, seberapa banyak diluar sana para orang yang menuntut anak kecil untuk segera dewasa, maupun orang-orang dewasa yang terus saja bertingkah seperti anak kecil.

Wuiiih keren banget yah kata-katanya. Paragraph di atas aku embat langsung dari bukunya Om Edward tuh kemudian dibumbuin sedikit sama bacotanku. Wuiiih berasa ketularan ganteng sama Om Edward De Bono #sambilciumtangan.

“ Seekor katak”
Jadi, Apa yang ‘menarik dari seekor katak?

Otak kita itu hebat banget yah. Ketika memikirkan kata ‘katak’, tiba-tiba saja muncul ratusan informasi yang berkaitan dengan katak di sepanjang hidup kita.  Katak itu menarik kok. Katak itu hewan yang keren. katak itu akan sangat menarik kalau kita mau memperhatikan hewan kecil tersebut dengan seksama. 

Ah jangankan katak, memperhatikan orang lain pun tak kalah menarik kok.
Nah, pertanyaan terakhir.

 Seekor seorang Mujix
Jadi, apa yang menarik dari seorang Mujix?

Kata kuncinya adalah memperhatikan dengan seksama. Yuk sesekali kata kunci itu diterapkan untuk orang-orang baik di sekitar  kita. Aku yakin dengan berbekal kata kunci sederhana tersebut, hidup kita akan menjadi sangat menarik :)

Mujix
KATAK apa  suka ditunggu ketika seorang cewek sedang digebet?
KATAK-anlah 'aku cinta kamu'
pfft. garing amat sih.
Simo, 22 Januari 2014


1 komentar: