Selasa, 22 Mei 2012

Deadline vs (Curly) Zombie


Karena bosan menjadi mahasiswa ilustrator freelance dan mahasiswa kumatan, akhirnya mujix memutuskan untuk galau sejenak. Sebentar, sebentar, kurasa yang memutuskan mujix untuk galau atau tidak bukan dia deh, oke, oke aku ralat dikit. Akhirnya alam semesta saling terhubung dan menyudutkan mujix untuk galau sejenak. Beberapa bulan ini memang terlalu banyak deadline yang membuat mujix salto sambil goyang-goyang gayung. Tentu saja ini masih kelanjutan rentetan deadline yang tertulis di beberapa postingan sebelumnya, Daripada galau dan gak jelas menjadi apa, akhirnya mujix memutuskan berganti profesi menjadi zombie. 

zombie baru versi kali ini adalah sesosok mayat hidup berprofesi sebagai illustrator freelance dan komikus kambuhan. Masa lalu yang suram sebagai komikus sambilan membuatnya bangga membawa spidol snowman sebagai senjata melawan para tanaman, kalian tahu, menjadi sesuatu yang freelance sangat menyiksa batin, selain di cap pengangguran sama para tetangga, profesi freelance ternyata bukan profesi idaman para mertua. oke, mulai saat ini tokoh utamanya adalah zombie berambut kribo. zombie yang masih nekat berambut kribo, walaupun teman-temannya zombie lainnya berambut sedikit atau bahkan tidak berambut sama sekali.





Siang itu cuaca sangat cerah, tiba-tiba saja aku terdampar di sebuah pekarangan hijau nan damai. ohh, tidak ketika aku menengok kesekeliling, terlalu banyak mayat hidup di sekitarku. misi kali ini adalah memasuki rumah untuk mencari sari pati kehidupan agar kami bisa eksis. akan kunalkan dari sebagian rekan-rekanku sekarang. zombie di depanku yang memakai topi pembatas jalan, sangat menyukai oseng-oseng  bulu ketek. masa lalunya yang pahit dengan teman-teman kantornya, akhirnya memaksa dia untuk menjadi zombie. namun dia tidak menyangka, jika dalam misi kali ini dia harus berpartner dengan zombie berambut kribo. di sampingku zombie yang membawa tombak, mempunyai obsesi untuk menjadi juara olipiade lompat tinggi. gara-gara di putus pacarnya menjelang pertandingan, akhrnya doi kehilangan gairah hidup, makan tak mau, hiduppun enggan. setelah berjalan mendaki gunung, lewati lembah, semesta mempertemukan dia dengan MLM (Mayat Level Marketing), intinya, hidup kalian akan bahagia dan masuk sorga andaikata kalian mau menjadi zombie. tanpa berpikir panjang, mantan atlet lompat tinggi itu akhirnya memutuskan untuk menjadi zombie. zombie-zombie yang lain tidak terlalu penting, mereka mati konyol gara-gara korban media dan enggan menjadi pionir gara-gara selalu berada di zona yang nyaman. 


oke saatnya kita menyerang kawan, aku berteriak lantang, beberapa zombie hanya melenguh kayak sapi  "uooh, uooooh, sewu sik mas" teriak mereka. 


malah ada yang balik kebelakang mau pipis dahulu. aku bingung, emangnya ada zombie pipis dulu sebelum menyerang mangsanya? apa zombie itu demam panggung ya? aku cuek, perlahan-lahan kami mulai memasuki rumah sang korban. yeaah, akan kusebarkan terror melalu kebuasan zombie. inginnya sih begitu, namun apa daya, pihak programer game sangat tidak berpihak pada kami. coba saja bayangin, di cuaca yang cerah dan warna-warni mejikuhibuniu kayak gini apanya yang menyeramkan coba? sepertinya lebih menyeramkan ketika malam minggu tidak punya pacar untuk di apelin, atau kayaknya lebih menakutkan di uber-uber banci ketika pulang lembur dari kerjaan. akhirnya kami mengacuhkan suasana yang 'lucthu' itu dan segera berjalan memasuki rumah. oh tidak, musuh zombie kali ini kentang, bunga matahari, dan tanaman gak jelas yang bisa menembak kacang polong.ayooo teman, kita hancurkan rumah ini!!!


peperangan telah mencapai klimaks, ternyata kacang polong yang di lemparkan bunga gak jelas itu bisa membunuhku, aku segera saja memikirkan cara jitu. sambil menghindari kacang polong aku menganati banyak hal, ternyata eh ternyata, kacang polong itu hanya bisa menyerang secara garis lurus, dan satu arah saja.


 "uooooh uooooh, lewat sini aja broo" aku langsung saja melawati tengah dimana tidak ada tanaman, dan akhirnya aku sampai di ujung rumah. yes!!! sebentar lagi aku sampai di rumahnya annisa ceribel, namun, aku diem sejenak. tak ada tanda-tanda kawan-kawan zombieku menyusul, aku segera saja menoleh. ya amplop, keadaan sedang sangat gawat, pasukan mayat hidupku yang unyu-unyu ternyata hampir habis.


 "woooy mas!!! lewat tengah!!! jangan lewat situu!! oi oi" 
kepala dan tangan teman-teman zombieku terlempar satu persatu. keadaan sungguh dramatis, ternyata para zombie itu tidak bisa berfikir bahwa ada jalan lain yang lebih baik dari pada hanya sekedar melewati jalan tengah. aku akhirnya memutuskan untuk mundur dari game konyol ini,


okelah, mungkin masih lebih baik menjadi mahasiswa kambuhan dan ilustrator freelance, setidaknya. aku bisa menentukan banyak hal. intinya sih, andaikata suatu saat ada lowongan kerja menjadi zombie, pastikan zombie anda tidak buta arah, agar dia tahu kapan dia harus terus maju dan kapan ia harus berbelok sejenak.  bukankah sangat mirip dengan hidup kita zob?


 "uooh, uooooh, sewu sik mas" teriak mujix sambil mengetik ENTER untuk memposting tulisan ini dan berkomitmen untuk menjalani hari ini dengan semangat.




Mujix
judulnya, nomer HP masuk masa tenggang,
galau terselubung, bingung mo ngapain, sama
dapat banyak Video JKT 48 dari seorang kawan
Solo, 22 Mei 2012

Rabu, 09 Mei 2012

Muji dan Nobi

kalian kenal Nobita, iya, itu tuh, sebuah kartun jepang dimana tokoh utamanya seorang pemuda pemalas yang di kirimi seekor (sebuah atau seorang) robot kucing gak punya kuping dengan suara om-om mau berak bernama Doraemon. Di dunia ini terlalu banyak orang yang egois, bahkan untuk seorang nobitapun tahu akan hal ini. di dunia luar, doi harus bertemu dengan dunia nyata, ada sesosok kawan berbadan gempal dengan suara kucing keinjek buskota yang hobi nyanyi bernama Giant (bacanya Jaiyen). dan seremnya tuh,si Giant masih berduet maut dengan seorang pemuda sombong bermulut monyong bernama Suneo yang tajirnya minta ampun. belum lagi kisah cintanya yang gak wajar dengan Shisuka, sebuah kisah cinta yang sangat kompleks karena harus berhadapan dengan sang Mr. Perfect bernama Dekisugi. kenapa sempurna? bayangin coba? ada seorang cowok ganteng, baik hati, pinter,dan suka menolong.oh mai God!!! malang nian nasib kau nobita? semua siksaan tu belum kelar lhoo,masalah sepele sebangsa nilai Nol dan keinginan untuk tidur siang menambah betapa dramatisnya kehidupan seorang Nobita. dunia itulah yang menunggu Nobita ketika dia memutuskan untuk keluar kamar.

Dunia diluar kamarku cukup berbeda dengan doi, salah satu benda di dunia nyata yang membuatku empet detik ini adalah pemuda nangung gak jelas di depan kampus. kurasa keadaanku sama galaunya dengan nobita, adegan dimana ketika sebuah motor melintas dengan suara yang sangat keras. Kupingku hampir copot, untung saja masih sempat aku pegang. Bagi seorang pejalan kaki yang sedang memikirkan visi misi sebuah kehidupan seorang manusia, perilaku pemuda bermotor itu sangat menyebalkan, pengen rasanya njitak dia pake buldoser kemudian dikubur hidup-hidup. Lumayan, setidaknya saripati manusia bermotor itu bisa menjadi pupuk organic buat cabe-cabe di tempatnya bang arum (baca Posti nganGerakan Tani Merdeka).Untunglah semua adegan brutal tersebut hanyalah pikiran ngelanturku saja, kurasa kalian juga ga mau ngebayangin punya sesosok teman berambut kribo yang doyan nguburin orang ketika doi galau. 

Detik ini pikiranku kayak permen nano nano, rame rasanya, semua hal bercampur aduk kaya bulu ketek. Bayangin coba, selama hidup 23 tahun lebih 6 bulan kalian belum mengalami sebuah pencapaian yang berarti, kalian kurasa sering mengalami keadaan dimana setiap 5 detik kalian bengong dengan wajah songong dan menghembuskan nafas panjang (sepanjang  jalan kenangan,kita saling bergandeng tangan,lho kok malah nyanyi). Detik ini aku merasa jadi pecundang paling kribo sedunia (dan pecundang paling ganteng). Kamu belum lulus kuliah, gara-gara birokrasi yang gak jelas. Belum punya cewek coz terlalu mikirin anissa ceribel fokus ma karir. Kerjaan komikus freelance yang acak adut membuat dompet yang juga acak adut. Beberapa hal diatas sering membuat pemuda berambut kribo itu makin sering memikirkan visi misi sebuah kehidupan seorang manusia. 

Adududuh, kadang kala aku pengen punya doraemon. Andaikata punya, doi bakal aku jadiin gantungan kunci di tas consina merahku. Nah ketika empet melihat pemuda bermotor labil tersebut, aku nangis deh ke doraemon sambil bilang gini

 “Doraemoooooon, minta alat buat memutilasi pemuda itu biar  mati agar gak  mengganggu orang banyaaaak”

jreng-jreng-jreng 

“ini Mujita (ceritanya si muji sedang jadi mujita), alat pemutilasi tubuh tanpa bukti” 
kurasa si kucing gak punya kuping dengan suara om-om mau berak tersebut bakal ngeluarin sebuah clurit besar warna pink dengan sebuah antenna di gagangnya. 

“cara kerjanya gmana Doraemon??” aku antusias, 

“kamu bisa menebas tubuh pemuda itu dengan remot control ini, si clurit tu bakal terbang dan menjalankan tugasnya dengan menghilangkan barang bukti” kata si Doraemon sambil tersenyum mesum. 

Untunglah semua adegan brutal tersebut hanyalah pikiran ngelanturku episode kedua saja, kurasa kalian juga ga mau ngebayangin punya sesosok teman berambut kribo pegang remot control buat nerbangin clurit agar bisa ngebacok orang ketika doi galau.

Ya,ya, ya.hidupku sangat ramai.bisa di bilang semua hal yang ada dikehidupanku sangat menakjubkan. Okelah, tas consina berwarna merahku gak ada gantungan kunci doraemon. Dan tenang saja, aku belum punya niat buat beli buldoser buat ngubur perilaku pemuda bermotor itu sangat menyebalkan tersebut. Sebrengsek apapun kehidupanku, aku masih memiliki sesosok dewa yang bernama Tuhan. Walau Doi gak jelas bentuknya, setidaknya Doi masih menyanyangiku hingga detik ini. Walau masih males-malesan berdoa dan bersyukur, pemuda kribo yang hampir memutilasi pemuda bermotor pake clurit terbang itu yakin, semua halyang terjadi hingga detik ini adalah yang terbaik. Terimakasih Tuhan:)
oh iya, walau si nobita Losernya minta ampun, doi gak pernah takut untuk keluar kamar.kurasa hal tersebut bukan masalah doi punya Doraemonatau tidak, namun lebih sebuah tindakan bahwa dia bisa menerima semua kehidupan dramatisnya,dan tentu saja menjalaninya dengan keisengan ala anak untuk bergembira didalam hidupXD

NB:  yahh,anggap aja omonganku di postingan ini bohong semua. Okelah, anggap aja ini curhatan seorang pemuda labil yang sedang beranjak dewasa, ngbrolin soal pencapaian, kurasa setiap orang memiliki parameter yang berbeda-beda. Eniwei,buat yang pengen liat pencapaian sederhana seorang mujix, bisa mampir ke sini dan kesini:)http://flavors.me/lemonteacomic 
atau kesini juga boleh http://komisisolo.tumblr.com/

Mujix
alasanku ikut stand up comedy adalah agar suatu saat bisa
bilang gini " aku adalah seorang KOMIKUS yang bikin KOMIK
sambil jadi KOMIK" nah lhoooh
#ribetbangetsih
Solo, 9 Mei 2012







Selasa, 08 Mei 2012

Pesan dari ponsel


#1: sampun sip! Selasa bayaran. (03-02-2012).

#2:hahaha… okey2 mz mujix,, be careful too!^^!! (08-02-2012).


#3:yeyeyeyeyey..asek,,asek.aseeeeek,,, komikmu masuk majalahapa muj?waaah bangga aku.gak nyesel punya temen kamu.. hahaha (10-03-2012).


#4:anisa punya guwwwwehhhhh (22-03-2012).



#5: ayo sholat;D (20-04-2012).



#6: malam ini hujan tak menghampiri, tak tertinggal dipuisimu, tak kutemukan pula disela-sela 
romansamu. Kurasa dia ada dimana kitabisa menemukan hari ini:D (01-04-2012).



#7:kesepian seperti candu,,melengangkan semesta dan membuatkita sedikit terjaga terhadap dunia (13-04-2012).



#8: gw mujix, cowok berambut kribo yang doyan curhat lewatkomik dan masih bercita-cita wisuda agar bisa foto bareng ortu saat sarjana:D (28-03-2012).



#9:masa depan adalah hari ini, selamat pagi, selamatmenjalani hari ini (22-03-2012).



#10:hei, kadomu naik cetak di comical magz #13 maaf ya, dansemoga selalu chemunghudh (06-03-2012)



#11: doain oktober bisa bikin pameran komik Lemon Tea ya.Bismillah (24-01-2012)



#12: selamat ulang tahun KOMISI SOLO, semoga selalu sehatdan bermanfaat untuk banyak pihak. GBU (21-11-2012)



#13: tuhan ternyata tidak puas hanya merusak kisahpercintaanku, karirkupun dia buat berantakan seperti halnya perkuliahanku,terus apa yang harus aku pertahankan? (06-11-2011)



#14: jika kalian mengulangi dengan baik dan oye, kakak akanmenyanyikan  don’t worry whuyee!



#15: mumpung jomblo bkn karya yang masterpiece, cari temanyang banyak, berpetualang, bikin sejarah lewat komunitas, kurangi galau,ngecengin banyak cewek;D (21-10-2011)



#16:  sukses ituketika kamu bisa menjalani hari ini dengan penuh tanggung jawab (21-09-2011)



#17: maafkan aku ibu.. aku hanya seorang anak yang rapuhdalam puisi dan ingin mati dalam prosa yang kubuat sendiri (17-04-2012)



#18:met istirahat ya buat si mujmuj tupai kecil berekorbiru:) (06-04-2012)



#19: yeheee… bisa bikin orng hebat trsipu malu suatukebanggaan hhe :D :p (06-04-2012)



#20: “sode suriau mo tashou no en” lengan baju bersentuhanpun merupakan suratantakdir di 
kehidupan yang lain. (15-11-2011)





Tulisan ini adalah beberapa pesan yang awet dihapeku.kadangkala ketika lagi suntuk, galau, dan bengong bingung ngapain mau apa, akumembacanya berulang-ulang, yah sekedar ngingetin pada diri sendiri, bahwa semuahal yang terjadi didunia itu saling berkaitan sesuai dengan teorinya Rhondadalam buku ‘the secret’. Silahkan di tengok pesan-pesan kacau tersebut.





Mujix
aku bingung, lagu pop bertemacinta itu referensinya dari mana ya?
apa kayak ketika aku bikin komik curhat gitu gak sih?
hedheeeh
Solo, 8 Mei 2012

Minggu, 06 Mei 2012

Gerakan Tani Merdeka


okey, judul diatas bukanlah gerakan separatis atau pergerakan illeegal untuk menggulingkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. judul diatas adalah sebuah pergolakan kecil mengenai faham berdikari dan mandiri seorang pemuda bernama Arumania. Gerakan tersebut pertama kali dicetuskan kira-kira 2 bulan lalu dipadepokan, kejadian itu dimulai ketika Hitter-itu tuh alat pemanas air yang bentuknya kayak teko tapi dari plastik- yang berada di padepokan rusak. gara-gara kejadian kecil tersebut, suasana padepokan menjadi semakin ancur dan terbelakang.beberapa postingan sebelumnya aku sering menuliskan kata 'padepokan' maka dari itu sepertinya memang harus akan kuceritakan sedikit tentang padepokan, agar kalian bisa memahami dan menghayati tulisan kali ini -pokoknya seperti itulah-

padepokan adalah sebuah kontrakan gaul yang terletak didaerah punggawan sebuah bangunan berlantai dua itu setiap hari menjadi tempat nongkrong makhluk-makhluk aneh sebangsa alien seperti Mujix, Arumania, dan tentu saja kawan-kawan yang lain. tembok berwarna kuning itu membalut 6 ruangan dengan satu teras di lantai dua yang menghadap bebas di langit. jika kalian galau, sebaiknya Jangan kesana, disana berlantai dua dan sangat berpotensial untuk bunuh diri ke halamantetangga -cukup rawan mengingat ada anjing berwarna coklat yang suka menggonggong sambil goyang-goyang ceribel- sebelah.

terkait dengan kerusakan Hitter, beberapa benda aneh mulai muncul semenjak kejadian tersebut. benda-benda aneh itu muncul dengan satu persatu, tungku dari tanah liat, arang, kipas, minyak tanah, dan sebuah penjepit dari besi. dan malam ini tanganku masih pegel gak jelas gara-gara benda absurd tersebut. yah begitulah, Gerakan Tani Merdeka, adalah sebuah ideologi baru untuk membentuk mental-mental pecinta ilmu praktis di padepokan. sore ini aku datang dengan muka gantengku seperti biasa, di tempat itu aku bertemu dengan Hendro -katanya sih pacarnya Arum, tapi aku gak percaya- mahasiswa jurusan kria seni yang saat ini masih bercumbu dengan kapal pinisi dan segala keruwetannya. dia datang dengan wajah sumringah seperti biasa, dan tak disangka-sangka Hendro mengeluarkan banyak upeti dari tas hitamnya.

di padepokan sedang cukup populer istilah upeti, bisa dikatakan upeti adalah jalan paling mudah untuk memasuki padepokan. upeti Hendro kali ini adalah dua bungkus mie goreng, sebungkus teh celup bermerek lokal. sedangkan upeti Mujix cuma wajah gak jelas, sama rambut yang juga gak jelas. upeti-upeti itu sangat berkaitan sekali dengan Gerakan Tani Merdeka.


***
aku bengong melihat Hendro mengelap wajahnya yang penuh peluh di depan tungku. dia masih kerepotan mengibaskan sebuah kipas di depan tungku hingga mengepul asap putih. serangan mendadak itu membuat seluruh padepokan diselimuti asap dan kotoran dari pembakaran sisa arang. sesekali kami harus menghindar dari letupan-letupan bara api yang tiba-tiba muncul dari tungku, ya, sore itu sekumpulan pemuda gaul dan galau sedang mempersiapkan makan malam yang cukup bombastis -errr terlalu lebai ya?-. entahlah pokoknya si gituu

melihat Hendro yang batuk-batuk sambil mengipasi tungku ala tukang sate madura akhirnya aku meletakkan peralatan gambarku. aku berjalan pelan kearahnya sambil berkata bahwa apa yang kita lalukan sekarang sudah sangat berdikari dan benar-benar langkah yang tepat untuk menyukseskan Gerakan Tani Merdeka. Aku bilang gini, “sing penting tekun dan set-set-set”, sebuah jargon teranyar tentang betapa (tidak) pentingnya bakat dalam melakukan sesuatu, mengutip kata-kata Nike “Just Do it” brooo.

***

Gerakan absurd itu menjadi semakin aneh beberapa hari ini, tadi pagi ketika aku datang ke padepokan mendadak ada bau amis kayak ketek gak dimandiin selama sebulan membelai indera penciumanku, inalililah, ternyata bau itu berasal dari bak kucel berwarna merah. Didalam bak itu terdapat banyak sampah yang mulai membusuk (atau sudah membusuk), sempet melirik, isinya macem-macem lho, aku menyebutnya gado-gado dari neraka. Ada sisa nasi 3 hari yang lalu, sayur-mayur gak jelas yang sudah terurai oleh bakteri tanah, potongan tangan, dan segumpal lutut entah punya siapa, eerrr oke, dua benda terakhir aku bohong, gak ada potongan tangan atau sepotong lutut disana, bisa masuk bui kalo ketauan naro benda-benda manusia yang udah mati. Iya kan?

Dengan muka sok di ganteng-gantengkan aku segera saja nyelonong bertanya kepada kawan-kawan padepokan. Usut punya usut, ternyata benda bau amis nan ekpresip itu sebuah percobaan pembuatan pupuk organic dari sisa-sisa makanan, mereka mencoba mengolah berbagai macam sisa makanan. Aku makin bengong lagi, ternyata gerakan mereka tidak main-main.didekat bak berwarna merah itu ada beberapa pot tanaman cabe rawit rimbun yang beberapa bulan lalu masih berupa kecambah. Okey, waktu berlalu begitu cepat.

***
Gerakan Tani Merdeka bagi pemuda-pemudi seusianya mungkin terlihat aneh, tampak tidak mencerminkan kegaulan anak muda  jaman sekarang. Ngapain coba? segerombolan cowok memasak nasi, yang lain membeli sayur dan lauk pak dengan patungan, sisanya mencari arang dan mencoba membuat api dari benda primitive gak gaul bernama tungku. Padahal kalo mereka mau, mereka bisa membawa kompor gas dari rumah. Dan pertanyaan itu segera saja terjawab dari obrolan ringan mereka saat menyantap makanan yang telah matang. Ya, makanan yang kita kerjakan rame-rame melalui gerakan tani merdeka.

Kalian tahu,untuk menghasilkan nasi yang tanak dan enak, kita harus memastikan banyak hal. Semisal, jarak air air di dalam beras minimal harus setinggi satu jari tangan kita dari dasar panic. Pilihlah arang yang tidak terlalu besar, yang kecil-kecil dan harus dikipasi satu arah dari bawah tungku. Ketika memegang kipaspun harus berada diatas pegangan dan menjepit kipas bagian bawah. Pengipasan yang baik akan membuat bara api menjadi cepat jadi. Bukankah hidup juga serumit itu saudara? Hidup kita tergantung bagaimana cara kita memperlakukannya.

Menurut curhat colongan bersama Pak Iyok, Gerakan Tani Merdeka adalah gerakan sederhana dalam menikmati proses didalam hidup. Segala sesuatu didunia ini tidak ada yang instant bro, mie instant saja harus di buat dulu di pabrik,melibatkan ratusan orang dari berbagai pihak. Seinstant apapun semua hal tentu saja akan berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam menghadapi permasalahan. Proses adalah langkah,pencapaian adalah tujuan. Jangan pernah menyepelekan proses ketika kalian menemukan sebuah pencapaian. 


Mujix
pokoknya kalo ketemu
saya jangan nanya 
"semester berapa mas?",
"lulus kapan nih?",
atau "sudah bisa pipis sambil salto belum mas?"
Solo, 6 Mei 2012