Jumat, 28 Januari 2011

3 mata kuliah abadi :)

saat ini aku berada dikampus ISI surakarta, tepatnya disebuah gedung kecil bernama gedung F. di tempat ini bisa dibilang markasnya teman-teman televisi di kampus ISI, semua mahasiswa yang masuk jurusan televisi biasanya menerima ilmu kanuragan di sini. ada yang cukup unik dari penamaan ruangan tempat mereka belajar, ada ruangan yang di beri nama ruangan Garin nugroho, ruangan steven spielberg. nama-nama tersebut adalah nama sutradara kondang didunia (dunia manusia, kalo di dunia setan entah ada sutradara atau nggak aku belum tahu). hari ini aku sengaja datang kekampus untuk memastikan sesuatu hal. sesuatu hal tersebut adalah UJIAN SEMESTER!!!

Ujian semster adalah sebuah kegiatan yang sangat ditakuti para mahasiswa televisi, sebuah tata cara ritual dimana para mahasiswa diberi suatu ujian untuk membuktikan layak tidaknya seseorang untuk naik ke tingkat selanjutnya. sebenarnya jika kalian mahasiswa yang rajin, memiliki fasilitas yang memadai, punya uang cukup, ada motor untuk pergi kemana saja, dan punya wajah ganteng, benda yang bernama ujian nasional itu sebenarnya bukan sesuatu hal yang menakutkan. beda lagi kalau kenyataan yang bernama UJIAN SEMESTER itu di pertemukan dengan seorang mahasiswa yang bernama mujiyono. bagi dia ujian semester adalah momok yang membuatnya ketakutan, keadaanya sama seperti ketika kau kebelet pup tapi di depan ada angkot yang kau tunggu sekian lama. sangat menakutkan bukan?

keadaanku kali ini cukup ambigu, terlalu absurd untuk dijelaskan secara mendetail. aku adalah mahasiswa angkatan 2006 berambut keriting jurusan televisi di ISI surakarta. saat ini aku sedang memasuki keadaan yang cukup kritis, seorang mahasiswa semester 9 (hampir 10) yang masih disorientasi tujuan hidup. ujian semesterku kali ini sebenarnya cukup sedikit, hanya 3 mata kuliah saja. yaitu pendidikan agama islam, animasi 2, dan editing 3. sangat sedikit kan? itu aja aku ngulang begoo...
saat ini teman-temanku tengah berjuang di tahap ujian KP(Kerja profesi) bahkan ada yang seang megerjakan TUGAS AKHIR, dan aku? tentu saja masih mengulang beberapa mata kuliah dengan gembira. aku akan menceritakan sedikit mengenai latar belakang setiap mata kuliah yang aku ulang.

1. pendidikan agama islam
mata kuliah ini adalah mata kuliah yang paling mendasar untuk setiap mahasiswa, banyak materi-materi pengajaran dengan kosakata "tuhan" dan "akherat", yap. ini adalah mata kuliah tentang pegangan hidup seseorang dalam menjalani petualangnnya di dunia yang fana ini. namun apakah ada yang salah dengan mata kuliah ini, mengapa mata kuliah yang mulia ini bisa membuat sesosok cowok keriting itu mengulang samapi 3 kali. kenapa? apakah ada yang tahu? yang tahu akan mendapatkan sebuah kecupan dari luna maya haoyooo...
enggak ding.. mujix sebenarnya sedikit trauma dengan mata kuliah ini, dari tahun pertama sampai tahun ketiga ada saja yang membuat mata kulian ini menjadi momok. (momok lho ya bukan popok ataupun cebok).ketika itu tahun pertama, hal yang membuat dia gagal meluluskan mata kuliah yang mulia ini adalah sebuah kecelakaan kecil di daerah monumen pers. saat itu mujix dan andis sedang asik berpertualang menikmati indahnya kota solo, berkendaraan dengan motor dia kota-kota sampai mana saja, namun naas tidak dapat ditolak, mereka "dicium" sebuah mobil avansa yang tengah melaju dengan depat. lalu terjadilah sebuah benturan yang cukup membuatnya berjalan pincang gara-gara "terinjak" ban avansa tersebut. malang nian kau muj^^
pada tahun kedua, tidak ada avansa ataupun kijang inova. pada tahun ini aku kehilangan sepeda favoritku, kala itu aku sedang giat-giatnya bekerja freelance, tepatnya menjadi ilustrator buat buku anak-anak tk. menggambar bydi, kapal, wortel, paman mencangkul, bis, ani menyapu di halaman, bla, bla, bla,....
petang yang sangat naas itu aku sedang kecapekan habis muter-muter dimana-mana, kemudain aku memarkir sepeda di depan kost, niatnya sih cuman mau tidur-tiduran sebentar, yang terjadi aku tidur beneran sampai pagi. tersadar aku segera berlari ke luar dan sepedaku telah lenyap tanpa bekas (yeah aku adalah orang yang sangat teledor). akibat kejadian itu aku sangat m,alah untuk menghubungi sang dosen, malaas banget. maaf yaap.

2. editing 3
untuk yang kali ini kasusnya agak berbeda, mata kuliah editing sebenarnya sudah aku ambil pada saat semester 5. karena kala itu aku bertemu dengan banyak yugas akhirnya aku memutuskan untuk menata kembali matkul yang aku ambil. kendala terbesar kala itu tentu saja fasilatas dan prasarana untuk mengerjakan tugas. seperti yang kalian tahu aku tidak memiliki komputer ataupun kamera, aku selalu nebeng di tempat temen untuk sekedar mengerjakan tugas. sebenarnya ada juga sih komputer, hanya saja tu alat udah di booking kakakku untuk waktu yang tidak terbatas, yeah dialah pemegang kekuasaan absolut di kontrakan saat itu. alhasil aku meninggalkan matakuliah ini dengan sukses.

3. animasi 2
animasi sebenarnya mata kuliah yang sangat menyenangkan, kamu dapaqt membuat sebongkah manusia kemudian bergerak seakan-akan menjadi hidup. aku sangat tertarik dengan animasi baik yang 2d maupun yang 3d. hanya saja ketertarikan itu biasanya terganjal masalah sara na dan prasarana (kasus yang sama kan?) yang pasti saat itu aku menunda mata kuliah ini demi sebuah tugas produksi 2 yang sangat melelahkan.

oh iya aku melanjutkan posting ini di hari pertama pada bulan februari. dan tentu saja dengan tanggungan satu tugas yang belum kelar yaitu editing 3. aku sudah embuattugas itu ahnya kurang sebuah makalah saja, aku membajak sebuah video milik anak kost ayem dan memberi efek sedikit dan eeng ing eeeng jadilah sebuah tugas editing 3 yang simpel dan sangaat norak:)
maapin aku pak T__T
udah dulu deh kapan -kapan aku lanjutin lagi cint:)

Selasa, 25 Januari 2011

selasa di pengujung januari :)

hei...
apa kabar mujix hari ini? yuk kita intip kelakuan tu orang beberapa hari kemarin. oh iya dia mau minta maaf karena jarang bisa posting lagi, maklum doi sedang bokeek, penyakit bokek akut:D cerita yang terbaru dari mujix selain potong rambut adalah, doi sekarang bikin account di salah satu situs untuk komik web. asik sih sebenarnya, tapi sidoi sudah bosan ma tu situs, gak asyik :(
tapi tetep di buka kok walaupun gak selama di FB XD

mujix hari ini bangun cukup pagi, walau berat dan susah diaberusaha bagun pagi karena hari ini di jogja ada acara DISKOMFEST #4. acara itu dilaksanakan di bekas kampus ISI Jogja,dia bangun dengan muka pucat dengan kamar masih berantakan seperti habis ada bencana alam, bahkan ada apel dan buah pir sisa dari bogor membusuk dengan bangganya di pojok kamar doi, parah deh. walau berantakan dan kacau namun kali ini mujix ebih baik daripada beberapa minggu kemarin. dia sangat "nge-soul" dalam menjalani hidup, take it easy lah XD

jam setegah 8 si mujix udah cabut kekampus, dia ada janji sama mas agus, cowok aneh bersahaja yang rekuest dicoloringkan gambar logo ilmu kebatinan. logo itu menurutnya sangat antik, ada sesosok wali (atau ulama, dai, haji, atau apapun namanya) memagang tasbih dengan duduk bersila, di belakangnya ada gambar naga yang kurasa mencomot dari film dragon ball:D
(yang pasti logo itu udah di ketawain temen-temen ampe mampus XD)
mujix janjian di warung bu subur, namanya sesuai orangnya. dia ibu-ibu penjual makanan dengan badan yang tambun namun ramah terhadap siapa saja yang datang ke tokonya (iya iyalaaaah namanya juga penjual). dan aku baru tahu (baca:baru sadar) kalo disana tu surganya cewek cakep di kampusku:)
wuuuuuooowh surga dunia brooow XD
setelah menunggu cukup lama si agus, aku memutuskan mencarinya ke masjid sekalian hajat (Tuhaan maafkan saya :(), ternyata dia sudah disana, sms yang dia kirim sepertinya belum nyampe ke hapeku. anjrrrit pengen kubanting aja tu hape, udah bosen hidup pa? (emang hape makhluk hidup).

urusanku dengan mas agus sudah selesai, aku segera cabut ke stasiun purwosari. disana ada mainan baru, tepatnya didepan stasiun ada lampumerah baru khusus buat para pejalan kaki yang mau nyebrang (bukan mau kawin!! ingat nyebraaang!!). aku sampai di loket pramek jam 9a pagi,ketemu anak-anak TK yang sedang belajar hidup ala orang dewasa. mereka berbaris berderet-deret memakai baju orange, ada seorang ibu-ibu berjilbab yang memandu mereka. aku dengan tololnya melihat mereka berinteraksi dengan petugas stasiun.aku tidak sadar kalau tengah diperhatikan sama seseorang cowok berabut keriting. bagaimanakah kelanjutanya? tunggu besok. aku mau makan dulu, masih ada kejadian konyol, dramatis, mengerikan, dan kepustus asaan yang aku tulis. nyambung besok ya. bye XD

yeeey aku lanjutin lagi XD
ni udah besok. kemarin terpaksa aku tunda ceritanya, badan udah terlalu capek, belun makan, mata ngantuk dan sebagainya. ketika aku sampai di stasiun purwosari ternyata aku diperhatikan sesosok cowok keriting (anjrrrit padahal aku berharap diperhatikan cwek manis, kenapa harus cowoook T_T). sepertinya si cowok keriting itu mengamati perilaku anehku sejak nyampe di peron. aku kaget ketika kebodohanku itu ternyata diamati oleh salah satu senior dikampusku. yah dia adalah kak dhimas, (mungkin tepatnya om dhimas kali ya). si om dhimas kali ini mau pergi ke jogja, dia dimintai tolong oleh salah satu temannya untuk membatu produksi tugas akhir. walau agak ogah-ogahan ternyata om dhimas mau membantu juga, yaah itulah gunanya kita bermasyarakat. akhirnya kereta prameks datang, hanya saja kok bukan kereta yang biasanya yah? setahuku kereta prameks tuh berwarna kuning, kalu gak ya hijau-hijau gimana gitu. aku dan om dhimas langsung naik aja ke kerata, sampai digerbaong ternyata semua kursi sudah penuh. aku dan om dhimas memilih duduk di depan pintu ujung gerbong, bersender sambil menunggu kereta berangkat. kereta mulai melaju kearah barat, menuju jogja tentunya. kamu ingin tahu bagai mana keadaan saat itu? tentu saja menyenangkan, berada diujung gerbong bersandar merasakan angin yang berhembus kencang, aku merasa sangat hidup. sesekali aku memandang keluar pintu, langit biru berawan tipis seakan enggan bergerak. hiiiii asyik sekali......

perjalanan belum berjalan separuhnya, tapi kulihat om dhimas udah bermuka pucat. aku kira dia mabuk perjalanan namun masalahnya bukan itu. akhirnya terjadilah perbincangan bodoh ala orang awam:

aku: "ngopo mas? kok rupamu elek men"
(berlagak khawatir, takutnya dia keselek kacang tadi pagi)

om dhimas: "ra popo"
(berlagak tabah)

aku: "owh"
(3 huruf yang sangat tepat untuk mengakhiri sebuah obrolan)

kulihat om dhimas makin kacau, dia duduk berubah-ubah posisi. kadang selonjor, jongkok, nungging dan berdiri. aku diem aja, perduli setan deh, paling juga mabuk kereta. ketika kelakuannya makin aneh aku akhirnya bertanya sekali lagi.

aku: "ngopo kwe bang?"
(serius)

om dhimas: "aduuuuh... wcnya dimana ya?"


saat itu aku baru sadar ternyata dia menahan pipis sejak dari satsiun purwosari tadi. aku langsung terbahak-bahak, tak kusangka dia selucu itu. om dhimas makin blingsatan, dia kemudian mencari wc alternatif, dia menuju kamar kecil di gerbong yang kita tumpangi, dan berharap ada wc yang bisa memuaskan kegelisahannya. dia tidak beruntung,wc pertama tidak ada airnya. dan alhamduliah dia menemukan air di wc berikutnya. dia kembali ke gerbong dengan muka ceria. kereta sudah hampir sampai di stasiun klaten, om dhimas tiba-tiba memulai perbincangan yang sedikit serius.

om dhimas: "opo urip kui ruwet koyo rambute awake dhewe yo jix?"
(wuiiiish... pertanyaan yang sangat humanis)

aku: "maksudmu opo bang?"

om dhimas: "apakah hidup itu memang rumit serumit rambut kita"
(kitaa!!! kau bilang kitaa!!! kamu aja kali hehehehe enggak ding rambutku juga keriting )

aku: "itu sih tergantung kita bang"

om dhimas:"......"

aku: "sesuatu yang rumit apabila dibuat simple maka akan jadi simple"
(saat itu aku merasa dirasuki andrie wongso atau motivator salah satu acara di METRO TV)

om dhimas: "yo gak iso ngono,kita itu hidup bla... bla...bla..."


yah obrolan saat itu jika aku tulis semua mengkin akan memakan banyak waktu, yang pasti saat itu aku tahu om dhimas adalah sesosok mahasiswa tingkat atas yang terjebak lika-liku kehidupan yang pelik (huahahaha gayamu jix). dia bercerita banyak hal, mengenai hidup, ortunya, teman-temannya, kurikulum kampus yang masih hancur, dan lain lain. yah hidup memang rumit namun sekali lagi tentu saja balik lagi sama orangnya kan?

kita nyampai di tugu jam 10an lebih, kita berpisah disini. aku pergi ke menuju museum nasional jogja, om dhimas pergi entah kemana membantu produksi. satu hal yeng terpikir tentang kota jogja ketika aku turun dari kereta, "jogja itu kota yang cukup panas ya". yeah sangat panas..
aku berjalan kearah alun-alun, melewati para pedagang di sepanjang malioboro, kadangkala berhensi sejenak sambil melihat peta yang ada dipinggir jalan. suasana di malioboro sangat menyenangkan, banyak makanan, minuman, dan tentu saja pakaian yang diperjual-belikan. kali ini tujuanku adalah museum nasional jogja (biasanya disingkan JNM), tempat yang sangat asing dan aku belum pernah kesana. hanya berbekal peta penunjuk jalan yang aku catet dari google aku nekad menuju jogja sendirian. yaah jiwa petualanganku memberontak, aku harus kesana. malam hari sebelum ke jogja aku merasakan dorongan yang sangat besar, semacam intuisi yang mendorongku agar aku segera meluncur ke jogja. aku sangat percaya intuisiku, jika ada perasaan seperti itu biasanya akan ada sesuatu yangt akan terjadi. akhirnya aku nyampai dikantor pos besar, petunjuk selanjutnya aku harus kekanan kemudian akan menemukan jembatan sebelum lampu merah. kadang kala aku bertanya pada orang-orang disekitar, siapa tahu jalan yang aku ambil salah. setelah berjalan beberapa ratus meter akhirnya aku samapi di muesum nasional jogja. yeeeey banzaaaai
akhirnya sampai juga...

aku memasuki sebuah gerbang yang cukup lawas, di atas gerbang tersebut ada semacam hiasan untuk menandai bahwa disitu ada sebuah perhelatan. kutengok sejenak cukup sepi, akhirnya aku memutuskan jalan-jalan didaerah musem sekalian istirahat di bagiam belakang museum. adasebuah pohon besar disana, cukup rindang dan tentu saja adem ayem :). setelah makan siang aku segera menuju ke tempat pameran, sayrifah katanya udah samapi disana. sebelum masuk aku bertemu dengan pakdhe tugitu, ternyata teman-teman UNS membuka stan disana. obrolan kecil terjadi aku segera menemui syarifah untuk ngobrol sejenak mengenai komik. hihihi pipinya tambah gendut, cuman terpikir satu hal, syarifah dan popok ternyata cukup mirip. aku kemudian berjalan berkeliling gedung, cukup banyak yang dipamerkan, mulai dari grafis, poster, toys, hingga beberapa benda aneh yang tidak kuketahui namanya. ketika sedang menikmati beberapa karya, tiba-tiba terdengar suara bergemuruh. aku tahu kalau diluar sedang hujan, tapi kau tidak tahu kalau saat itu akan terjadi badai besar...

yaah...
saat itu badai kawan, kau tahu badai? yang aku tahu tentang badai cuman dari buku pelajaran IPA saat sekolah dasar, film-film dari hollywood, dan dari cerita para dosen saat mengajar. aku segera beranjak keluar, saat itu belum begitu besar. hanya angin biasa saja, aku bahkan masih sempat melihat teman-teman tugitu masih asyik di stannya. keadaan tiba-tiba berubah, angin makin besar, sangat besar, beberapa pohon sepertinya tumbang, bahkandi sekitar stan semuanya terlihat putih dengan suara yang sangat mengerikan. aku yakin jika saat itu adalah saat yang sangat menakutkan, yang paling dramatis saat itu aku melihat rumah untuk satan hancur, benda-benda itu diterbangkan dengan keras. aku melihat keadaan itu seperti kiamat, keadaan yang hanya aku bisa lihat di film Tuhan menunjukkan padaku secara langsung. semua itu belum berakhir, keadaan makin diperburuk ketika stan tempat pakdhe dan teman-teman tugutu rubuh. mengerikan, saat itu aku benar-benar ingat sama tuhan. pakdhe dan kawan-kawan segera berlari-lari menuju gedung, para panitia segera menyuruh penonton untuk menyingkir, dan berharap semoga berakhir. setelah menunggu cukup lama akhirnya kekacauan itu sudah selesai, setelah agak reda para panitia segera mengambil banyak marchendise yang masih tersisa.

yah badai pasti berlalu, ketakutanku aku alihkan ke arah cewek-cewek disana.
cakep deh percayaa...
(terutama buat mbak berkulit putih, berjaket kartun, bersepatu kets dan berwajah manis:))

mungkin gara-gara badai tersebut acara angkringan grafis ditunda sampai jam 3 sore, aku sudah sedikit khawatir. takut kehabisan kereta prameks. oh iya aku disana bertemu banyak teman baru, ada mas terra, nawank, arysad. mereka para komikus dari jogja, kalo mas terra adalah dosen di ISI Jogja. angkringan grafis kali ini bertema "comic-preuneur" dari namanya bisa ditebak bahwa diskusi kali ini akan memperbincangkan soal bagaimana agar komik dapat berkembang menjadi mata pencarian, kerja dan tentu saja menjadi kerjaan yang keren. acara diskusi berjalan seru, kita memperbincangkan komik dariberbagai macam sudut pandang. melihat kemungkinan-kemungkinan dalam dunia komik. kesimpulan-kesimpulan mengenai keadaan dunia komik dan dunia penerbitan yang masih berpihak, pemahaman tentang pasar yang masih dimonopoli oleh salah satu penerbit. dan tentu saja tentang dunia perkomikan indonesia yang masih jauh untuk sukses di negaranya sendiri.
obrolan itu berakhir jam 5an. aku segera memutuskan untuk pulang setelah barter komik dengan syarifah dan ngobrol sejenak dengan nawank. arsyad mengantarkanku sampai shelter jogja trans, ternyata untuk sampai di tugu aku harus memutar beberapa tempat selama satu jam agar aku sampai ke tugu. akhirnya aku memutuskanuntuk jalan kaki, setelah samapi jembatan aku menemukan bis ke arah utara/ malioboro. mendinglah daripada aku kecapekan, aku segera berjalan menyusuri malioboro dan bergegas menuju Tugu. di sepanjang jalan aku menemukan sisa-sisa kekacauan badai tadi. sangat mengerikan. ada pohon beringin besar yang rubuh menutupi ruas jalan, bahkan ada tiang-tiang lampu yang patah tertimpa sesuatu (mungkin pohon). aku samapi ditugu untuk mencari tiket kereta prameks terakhir, ketika sampai di pintu gerbang peron aku bertemu dengan mas yudi, dia angkatan atasku anak seni murni. dia mahasiswa yang elah lulus dan bekerja sebagai seniman (pelukis di suatu galery). aku akhirnya pulang ke solo bareng dengan dia, kami bercerita banyak hal, walau kadang aku tidak nyambung namun aku tetap merespon apa yang dia tanyakan (maklum kecapekan dari berbagai tempat dan berbagai kejadian). kami naik prameks asli dan sampai solo jam 8 lebih dua menit. kami berpisah di stasiun purwosari dan pergi ke tempat tujuan masing-masing. aku smapai di kost jam 8an lebih agak lupa, setelah makan di sebuah warung aku pergi kewarnet sebentar, saat itu aku merasa down baik secara fisik maupun mental, aku butuh hiburan sejenak. sekitar jam 11 aku pulang kemudian langsung tidur dikamar. yeeeah hari yang sangat menyenangkan:)

Rabu, 19 Januari 2011

hidup itu menyenangkan seperti potong rambut

yeaaah akhirnya bikin postingan lagi :)
sudah cukup lama aku tidak menulis keseharianku. apa kabar diriku? pertanyaan itu enaknya dijawab bagaimana yah :D

beberapa hari ini aku sudah berganti model rambut, yup aku sudah memotong habis rmbut keritingku. kepala nan horor itu sekarang sudah jinak lagi, ramah lingkungan, wangi, dan tentu saja enak dipandang (jangan di tendang lho yaa). kalian tahu kenapa rambut yang indah ciptaan T uhan ini aku pangkas dengan paksa? tentu saja gara-gara aku kedatangan tamu aneh itu-itu tuh. waktu itu aku dihadapkan pada sebuah pilhan yang sangat sulit. apakah aku harus tetap gondrong kribo atau berubah menjadi seonggok pentol korek dengan rambut gundul dikepalanya. aku memilih gundul, karena memang tidak ada cara yang lain untuk mengatasi para tamu itu. saat itu sudah hampir jam 8 malam saat aku memutuskan untuk potong rambut. hujan turun cukup deras, kadang aku khawatir bakal basah kuyup sampai kost, dan apabila masih sederas itu aku akan men-cencel ritual potong rambut itu. entah sampai kapan... :)
sampai di perempatan Gendengan ternyata tidak hujan, yah hujan sih namun gak begitu deras, dengan kata lain tuhan yang maha esa menakdirkan diriku untuk potong rambut.
di sebuah warung potong rambut aku berhenti,tampak sedikit kumuh namun tertata rapi. warrung itu yang pasti adalah potong rambut madura. kadang kala aku mempunyai inmajinasi yang mengerikan tentang orang madura, terutama potong rambutnya. aku membayangkan dalamwrung itu ada bapak-bapak gemuk membawa sebilah clurit untuk memotong rambutku, dengan senyum menyeringan sembari memelintir kumis panjangnya. aku ingat tempat itu berada di sebrang perempatan, aku harus erjalan sedikit jauh dari tempat aku turun angkot. aku membuk pintu toko yang terbuat dri plastik bening agak sedikit tebal(mungkin lebih tepatnya tirai kali yah). aku sudah mengharapkan bertemu ada bapak-bapak gemuk membawa sebilah clurit untuk memotong rambutku, dengan senyum menyeringan sembari memelintir kumis panjangnya. didalam warung itu yang ada hanya sesosok bapak kurus berkumis agak tebal, dia mengenakan pakaian garis-garis berwarna hujau krem berpadu hitam. celana? apa kalian bertanya soal celananya? aku sedikit lupa, gak penting melihat celana bapak-bapak tua:D

desain interior toko itu cukup sederhana, ada poster model ambut yang sering nongol disalon maupun toko potong rambut. di sampingnya ada almari dengan kaca besar lengkap berbagau peralatan potong rambut. aku segera saja request dengan bapak tersebut.

aku: "pak potong rambut"

bapak itu: "oh iya mas"
(bengong sejenak)

bapak: "piye mas?"
(kata-kata ini muncul setelah aku sudah duduk beberapa detik di kursi panas, aku heran sudah tahu mau potong rambut masih ditanyain bagaimana)

aku: "apane?"

bapak itu: "rambutnya itu lho, mau dipotong bagaimana"
(tentu saja dia sabar menjawab pertanyaanku, melihat fenomena ini aku menjadi paham pepatah "pembeli adalah raja")

aku: hem.......................
(belagak mikir, padahal orang keriting tuh cuman punya dua plihan, kal gak gundul ya dikriboin kayak sekarang)

bapak itu: "piye mas"
(kurasa dia sudah tidak tahan melihat aku yang masih mikir)

aku: "gini pak, aku pengen rambutku ini dipotong mohawk halus, jangan terlalu ekstrim,maklum saya anak sekolahan.
(yah... aku mengabaikan kedua opsi tersebut, dan kulirik wajahnya terlihat dia tampak bingung menanggapi peryataan konyolku. aku yakin dia sedang berpikir "alah mas-mas rambut koyo ngene di gundul rampung, ndang bar")

bapak itu: "mohawk alus piye?"
(pertanyaan bagus, anda membuatku mendeskripsikan sebuah "mohawk halus" yang tidak ada pengertiannya di google sekalipun )

aku: "itu lho pak, mohawk yang rambutnya dipangkas di bagian pinggir dan disisakan tengah, tapi yang tengah jangan terlalu tebal, di buat agak tipis saja".
(modar, entah salah atau benar aku tidak perduli)

bapak itu: "hm......"
(manggut-manggut, entah paham atau semakin bingung)


dimulailah prosesi pemotongan rambut keramatku, kala itu aku pasrah saja dengan apa yang terjadi. bapak itu mengambil semacam alat potong rambut elektronik, di dorongnya benda aneh itu keaah rambutku. ajaiiiib, rambutku berguguran dengan sukses. aku bersyukur tidak menemui pedang atau clurit:)
saat mencukur itu suasananya sangat aneh, aku mungkin menjadi sisa-sisa stamina bapak itu. aku maklum saat itu sudah hampir jam 8 malam. terjadi obrolan basa-basi-busuk sebenarnya. tentu saja aku masi memegang prinsip "orang baru, dunia baru dan cerita baru". si bapak hanya pasif,takut kalo terlalu aktip dia bukan hanya memotong rambut,mungkin telingakupun jadi korban.

setelah hampir setengah jam kepalaku di pegang dengan paksa, diperbudak gunting elektronik yang mirip vibrator, di acuhkan oleh si bapak, akhirnya ritual itu selesai. bagaimana dengan rekuestku yang "mohawk yang rambutnya dipangkas di bagian pinggir dan disisakan tengah, tapi yang tengah jangan terlalu tebal, di buat agak tipis saja"?

tentu saja gagal total (mungkin si bapak merasa misinya berhasil namun aku menganggap permintaanku telah diabaikannya). dia hanya nyengir kuda sambil berkata
"wah mesti mengo do pangling mas". aku membatin "ya iyalah pak, habis dipotong gitu ". aku membayar 5000 rupiah,masih cukup murahlah, daipada aku harus kembali kekampung minta tolong sama nenekku(dulu waktu kecil yang terbiasa memonopoli rambu ini adalah pakdhe parsono, sama nenekku):D.

yeah itulah sekelumit cerita tentang potong rambutku. aku baru nyadar ternyata daripada tahun baru, idul fitri, atau ulang tahun saat yang tepay untuk membuat resolusi adalah saat potong rambut, aku jadi paham bagaimana perasaan para cewek atau cowok ketika patah hati dan kemudian potong rambut. beberapa resolusi yang aku canangkan saat itu adalah aku harus merampungkan lemon tea, memperbaiki sikap bodohku dalam menyikapi hidup, melupakan sanasuke, memperbaiki tujuan akhirku dan tentu saja mencari cinta yang baru. cukup sulit kurasa, namun aku yakin akan bisa melalui itu semua. aku tahu bahwa takdir itu ada, walau kadang menyebalkan tentunya.
kurasa cukup postinganku kali ini, maklum aku nulisnya diwarnet. mungkin suatu kali aku harus beli modem kali yaa. oke sampai jumpa esok hari

S.E.M.A.N.G.A.T

Sabtu, 15 Januari 2011

si momo dan penyakit "suka-baju-dan-sepatu-baru-dan-harus-segera-beli"

aku ingin bercerita mengenai seseorang yang bernama si momo, membaca namanya apakah yang kalian pikirkan? gendut? berkulit putih dan aneh? jika daftar-daftar itu yang kalian pikirkan, aku jamin benarlah dia, memang seperti itu orangnya.





kisah ini sebenarnya terjadi kemarin sore, tepatnya hari jumat petang tanggal 14 januari 2011. di sore hari yang cerah aku kedatangan tamu unik bernama arum (aku katakan unik karena dia pemuda berwajah tua). kalian jangan sampai tertipu dengan namanya, walau bernama arum dia tidak berwajah manis, berkelamin wanita, ataupun berambut panjang nan lurus ala putri jawa. saat dia datang aku sedang berada di warnet, ada banyak foto yang harus diupload kala itu. aku ulang ke kost sudah sore, kulihat dia menunggu bengong berharap segera datang empunya yang d tunggu (yaitu saya). sudah hampir satu minggu semenjak aku bergila ria dijakarta. tidak ada yang berubah, wajah masih tua, kumis yang mulai tumbuh dengan garang, sepeda ontel biru yang masih setia menemani. omong-omong soa kumis, dia melakukan perfomance konyol dengan mencukur kumis dalam suatu pameran. kala itu pameran pembukaan pameran ULANG TAHUN TUGITU, aku baru saja tiba dari bogor setelah berjam-jam tersiksa menaiki sebuah benda aneh yang dapat mengangkut manusia dan dapat berlari hingga 160 km/jam!!! (di dunia manusia kita menyebutnya bus patas). ini dia foto ketika dia mencukur KUMIS ANDALANNYA:D


ini adalah foto sebelum dia mencukur kumis, masih terlihat tua, bersahaja, dan tua.


ini ketika ritual laknat dan terlarang itu berlagsung
tak ada yang berkata, tak ada yang menangis, semua penonton terbahak-bahak melihat aksinya.


ini adalah gambar ketika si arum sudah melakukan uacara tersebut. upacara nyanyi sambil cukur kumis:)
ada sedikit perubahan, dia berwajah sedikit muda.

kembali ke cerita, si momo meneleponku saat aku tengah beristirahat dan bercerita mesra dengan si arum (walau mesra percayalah kami bukan pasangan homo). si momo tiba-tiba merajuk minta di temani menggadaikan handycamnya. dia saat itu tengah berada di situasi yang cukup pelik. si momo mempunyai penyakit "suka-baju-dan-sepatu-baru-dan-harus-segera-beli". sepertinya gara-gara penyakit "suka-baju-dan-sepatu-baru-dan-harus-segera-beli" itu simomo terbelit pinjaman yang aneh, dia harus mengembalikan uang yang telah habis gara-gara penyakit "suka-baju-dan-sepatu-baru-dan-harus-segera-beli". dia memaksaku dengan gigih, seoah-olah hanya ada satu pria saja di dunia ini. kailian tahu, sepertinya saat itu aku dihipnotis dengan menggunakan jampi-jami terlarang. si momo mengerahkan rayua mautnya dengan berbagai jurus, ini adalah sepotong rayuan maut si momo:

AKU: "ada apa mbak"
(aku menjawab dengan semangat, kali aja dia membawakan seiring soto jualanya)

SI MOMO: "jiiiik aku minta toloooong"
(dengan nada direndahin persis saat kita mau minta ijin ngawinin anak orang)

AKU: "minta tolong apa ndut?"
(saat itu sebenarnya aku sudah ada firasat bakal terjerumus ke suatu persoalan yang pelik)

SI MOMO: "jiiiiik piyeeee, temenin aku menggadaikan handycam doong pleeease...."
(yeah sudah kuduga, ini adalah awal mula dia melancarkan hipnotisnya)

AKU: "................"
(diem, membisu dan menatap arum yang masih bengong menatap mukaku)

SI MOMO:"piiiyeeeeeeeee jiiiik, aku butuh bantuanmu nuu. kamu teman terbaikku kan?"
(jurus kedua, kata-kata motivasi dan gombal yang membuat hati bisa luluh)

AKU: "aduuuh piye ya mbak... mbok coba kamu minta temenin duwek atau sanasuke ja"
(aku mencoba mengelak, dengan memberikan opsi subyek lain yang lebih logis)

SI MOMO: "gak bisa jik, mereka sibuuuk, aduh gimana ni jiiik "
(yeaaah jurus mengalihkan ku tidak mempan, dia masih ngotot bahkan menaikan volume suaranya)

AKU: "TAPI MBAK....."
(belum selesai berkata sudah dipotong dengan kata-kata yang lebih panjang,)

SI MOMO: "Pokoknya kamu harus nemenin aku jiiiik kita ke PEGADAIAN dulu yaaa, deket kook, cuman di palur, disana sepertinya masih buka"

AKU: "ADUH GIMA...."
(dipotong lagi, rasanya seperti telanjang di tengah hujan. kemudian tersambar petir)

SI MOMO: "PLEEEASEEE..... aku benar benar sedang butuuuuh banget jikk"
(ini dia counter attack yang paling dahsyat. kata-kata ini yang memaksaku untuk mengucapkan ucapan yang paling indah buat dia )

AKU: "........"
(memandang arum lagi yang masih bengong, cuman nyengir kuda)

AKU: "ya udaaah kamu ke kostku yaa"
(saat itu aku udah kalah telak, seperti pasangan selingkuh yang terpergok pak RT )


yah akhirnya aku menunggu si momo, di kost dia datang kemudia menculikku dengan paksa. aku meninggalkan arum sendiria, dia katanya pengen tidur. aku dan simomo naik sepeda motor. aku dibelakang, dia didepan (kalo di masyakat umum adegan seperti itu sangat aneh). aku memang memiiki sedikit trauma dengan sepeda motor , dulu sering aku terjun bebas dan terjungkal dengan sukses, aku bahkan bisa membayangkan bagaimana sensasi, pergerakan kamera, bahkan audio yang terdengar. gara-gara ituah aku sedikit enggan menaiki benda-benda yang memiliki kecepatan tinggi seperti sepeda motor atau pesawat jet.

kami berkendara kearah timur menuju palur, dan dia berkeluh kesah mengenai penyakit "suka-baju-dan-sepatu-baru-dan-harus-segera-beli". aku cuman melakukan 2 pose, menganggukan kepala dan tertawa geli. saat itu aku belum bisa menikmati petualanganku, masih kepikiran banyak hal. kepikiran tentang sanasuke, kepikiran tentang arum, kepikiran tentang penyakit "suka-baju-dan-sepatu-baru-dan-harus-segera-beli"nya si momo,kepikiran potong rambut dan lain-lain.

kami tiba di palur dan samapai disana ternyata pegadaian telah tutup, yeess!!! aku berteriak dalam hati sambil goyang-goyang. berarti langsung pulang, namun teryata keadaan tak berkata demikian. simomo tiba-tiba berteriak dan merajuk histeris, dia ngotot diantarkan kerumah sesosok pria mesum bernama agung.



kata si momo si agung mau memberi solusi nan jitu soal masalahnya. yeeeeah sia-sia dong goyanganku tadi? oke perjalanan dilanjutkan ke rumah si agung. aku lupa gangnya, dan kita muter-muter kayak kipas angin di jaten. setelah kecapekan da kmudian nongkrong disamping penjual gorengan kami mengambil inisiatif buat menelepon si agung. ternyata si agung masih di sriwedari, bergelut dengan kerjaanya(ingat yah bukan mbanci loooh). putus asa menghantui si momo lagi dia sudah histeris (bentar lagi beranak kali^^). dia kemudian nekat bertanya pada bapak-bapak tua penunggu pohon.... eeer bukan penunggu studio foto dipinggir jalan. ternyata dari bapak tua itu takdir ane simomo bergulir lagi, di kemudian bertemu gali yang ramah menunjukan seorang tukang gadai yang yahud, namanya mas yopi (kalo gak salah, pertama dengar kukira malah snoopy). nyampe dirumah mas snoopy, doi gak ada dirumah, adanya adiknya. aku gak ikut masuk ke dalam rumah, jad aku tidak tahu bagaimana review wajah adeknya mas snoopy.

si mas gali ramah kembali lagi, dia akhirnya mau membantu si momo, dengan syarat mau digadai sebesar Rp. 500.000. itu pun yang menangani si bosnya mas gali ramah. setelah menunggu hanpir 3 jam akhirnya si bos datang, si momo langsung berlari binal kearahnya. aku masih memasang muka cemberut, kasihan arum menunggu di rumah. si momo menuju kearahku dengan muka gembira. yah masalah s momo sudah selesai (bagiku). gara-gara penyakit "suka-baju-dan-sepatu-baru-dan-harus-segera-beli" aku kehilangan flash dish dan nomer sim cardku. saat aku nulis posting ini simcardku masih du bawa si momo. semoga aja cepet balik, aku bingungkal hapeku gak sgera aku cek. takutnya ada sms penting.

Jumat, 14 Januari 2011

kegembiraan selama satu minggu di Jakarta dan Bogor



























maaf kali ini aku hanya ingin menampilkan foto saja.
aku tidak sempat untuk membuat catatannya :)

aku dan hari-hariku yang biasa

halooo udah lama gak posting disini keseringan di fb sih..
ada apa dengan aku kali ini mungkon ini pertanyaan klasik yang sewring aku pertanyakan, dan ternyata pertanyaan itu jarang banget bisa terjawab. oke hari ini adalah ahri jumat tanggal 14 februari 2011, hari jumat kata orang-orang adalah hari yang pendek, padahal semua hari itu sama. kita punya waktu 24 jam untuk mengisinya dengan berbagai macam hal, sebernarnya aku ingin sekali bercerita banyak hal. setelah hampir satu minngu lebih aku tidak menyentuh komputer aku bingung harus memulai dari mana. sepertinya harus di mulai dari hari ini ya :)

jumat kali ini aku sadar sudah separuh bulan aku menjalani kehidupan di bulan januari, bisa dibilang bulan ini adalah bulan yang sangat seru. banyak aktivitas yang sangat menyenangkan. pagi ini aku terbangun seperti hari kemarin, malas-malasan pesimistis stadium empat (bentar lagi berevolusi menjadi kukang kali). pertanyaan "wagu" itu saja yang selalu menghantuiku, dio bawah ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang sering aku lontarkan setiap hari:

1. "mengapa hidupku seperti ini?"
dalam poin ini si keriting sering mengalami krisis kepercayaan kepada tuhan. dia merasa ada yang salah dengan takdirnya. walaupun tahu setiap kejadian adalah pilihan si keriting tidak mau tahu, yang dia tahu tuhan selalu memberikan opsi yang (sepertinya) keliru. tapi walau selalu mempertanyakan yang satu ini sekiriting terus berjalan kok, dia tahu sebenarnya dia tidak bisa lari dari takdir tuhan.

2. "apa yang aku lakukan hari ini?"
sepertinya pertanyaan inilah yang paling membuat si keriting berkembang, dari satu kalimat yang simpel ini, si keriting mau tidak mau harus terus bergerak dan bergerak. menyelesaikan banyak hal, merampungkan sesuatu. main ke banyak tempat dan tentu saja berkenalan dengan dunia baru.

3. "bagaimana dengan hidupku esok hari?"

yeah kadang kala kita sering cemas dan enggan membicarakan sesuatu yang belum datang. keresahan-keresahan mengenai hari esok juga sering dirasakan si keriting, sedikit menengok latar belakangnya. dia memiliki orang tua yang sudah cukup lama berada di kota bogor. dia tahu semuanya akan terus berjalan, semakin menua, ada yang meninggal, sesosok nyawa baru lahir. dia kadang kebingungan sampai kapankah hidup ini terus berjalan dengan ke dua orang tuanya? sementara si keriting sednri masih tolol dalam banyak hal. semoga saja si keriting bisa segera berubah dan dapat menjadi cowok yang dewasa.

oh iya jumat kali ini sikeriting kedatangan "tamu istimewa". dia datang tiba-tiba, tanpa memberi kabar. mereka hadir tanpa di undang dan membuat sikeriting berteriak histeris, mereka tiba-tiba nongkrong, tidur, makan sembarang tempat dan tanpa permisi. sepertinya sikeriting harus segera membereskan mereka semua ke apotik atau tukang potong rambut. oh kasihan sekali si keriting.

kamis kemarin aku bertemu mas mujadi dan mas medi, dua orang tokoh komik senior di kota solo. bertemu ditempat dan waktu yang berbeda. di sriwedari aku bertemu mujadi, kita berbicang sejenak di dpan gerbang, karena situasi berubah mendung kita memutuskan pindah ke pendopo. obrolan kala itu dimulai dengan topik yang sangat aneh, topik mengenai sikeriting yang menjadi manusia super. dia berbicara mengenai kesibukan-kesibukan sikeriting dari sudaut pandangnya, memang sih akhir-akhir ini sikeriting suka autis sendiri, beberapa bulan ini dia disibukan oleh side job animasi, bikin kompilasi komik dan pameran. kadang kala mengambil gambar dokumentasi buat acara. dan menurutnya semua itu tidak baik buat masa depan.mas mujadi saat itu mengenakan kemeja merah dan celana coklat seorang guru. kebetulan saat kita bertemu dia tengayh menyelesaikan tugasnya sebagai pengajar di sekolah luar biasa. si keriting sangat suka kalo berdialog dengan mas mujadi, dia bilang mas-mas itu banyak memiliki pengalaman-pengalaman yang baru. tentu saja semua itu hasil petualangannya di berbagai kota dengan sepeda motor bebek kesayangannya. istri mas mujadi yang bernama mbak putri kali ini tidak ikut, agak berbeda dari biasanya. sore itu mengalir begitu saja, obrolan-obrolan panjang itu mengarah ke banyak hal, tentang penantaan idealisme dimasa muda, prinsip hidup mengapa badan tidak boleh ditato, hingga ke persoalan mengapa seorang wanita menginginkan seorang (keamanan dari) pria. menyebalkan memang, ternyata ada beberapa poin yang membuatku tersenyum kecut.
aku baru tahu takdir itu tidak sesimpel yang kita kira. setelah aku mengamati apa yang kita bicarakan kemarin aku dapat mengetahui ternyata ada kemiripan apa yabf diobrolkan antara mujadi dan medi. mereka mengkerucut ke arah "kita harus mengutamakan kebutuhan dari pada keinginan". yah mereka adalah orang-orang hebat yang ada di sekitarku.
postingan kali ini cukup kali ya, aku nulis ini diwarnet, sudah hampir 2 jam aku berada disini. kapan-kapan aku sambung lagi deh :)

Senin, 03 Januari 2011

3 hari di awal bulan januari 2011

tiga hari ini aku tidak sempat menulis postingan di blog, aku juga bingung kenapa aku tidak sesegera menulis di FB. yah walau molor dantidak rutin namun aku berjanji untuk mengurus blog ini:)

ini adalah hari ketiga di bulan januari di 2011, tidak ada yang berubah, masih seperti biasanya. kadang kala kalau melihat target yang kubuat kemarin aku merasa tahun baru adaah omong kosong, walau kadang kebanyakan orang berpendapat tahun baru adalah langkah awal yang sangat tepat. dan ternyata tiga hari ini hidupku berjalan seperti biasa, terlalu bergelut dengan rencana dan rencana, dan dari yang kutahu waktu tidak pernah perduli dengan rencana, dia berjalan kejam dan tanpa ampun. kata om john:

"Life is what happens while you are busy making other plans."
~John Lennon ~


dan aku tahu hidupku berjalan selambat itu, akumasih bangunjam 8an pagi, berjalan pelan menuju kampus, berkhayal akan banyak kejadian, mengacuhkan banyak gambar, menunda sesuatu yang seharusnya saya lakukan hari ini. inti ermasalahan dari hidupini adalah bergerak, bergerak, dinamis, berpindah, berpinah, dan terus berputar. itulah konsep hidup yang harus aku lakukan hari ini (dan hari-hari selanjutnya)

kekacauan malam pergantian tahun itu aku lanjutkan di kapalan, disana ada pertunjukan musik untuk memperingati awal tahun baru. pertunjukan yang aneh, pada malam itu aku diperlihatkan suatu karya Tuhan melalui takdirnya, sebenarnya kejadian yang biasa (sangat wajar malah), semua kejadian kemarin menjadi sangat tidak wajar apabla kita mau berpikir dan mencoba mengamati sedikit lebih detail tentang apa yang terjadi disana.

di sebuah panggung besar itu ada konser musik yang cukup bervariasi. akukemudian memilih duduk di depan agar bisa melihat mereka lebih jelas. kerumunan manusia berkumpul disana, mereka bersenang-senang, tertawa dan bercanda menikmati malam tahun baru yang akan segera tiba. aku masih terdiam, kadang kala aku menutu telinagku ketika suara-suara itu mulai tak nyaman di telingaku. kebisingan itu masih saja meneror otakku, aku segera beranjak menuju ke pendopo, disana ternyata ada pertunjukan wayang kulit. sebuah tontonan yang sangat "filosofis" dan bertabur dengan "estetika lawas". aku duduk disamaping bapak tua yang mencoba menikmati suara sinden yang tengah menyanyi. kuperhatikan dia dengan lekat-lekat, kadang kala dia menengok kebelakang sambil berguman sesuatu, aku tersadar ternyata suara pertunjukan wayang kulit itu kalah kuat dengan pertunjukan musik yang ada dikapalan. matakukemudian menyusuri para penonton yang ada di sekitar wayang kulit, kualihkan sejenak dan membandingkan para penonton konser musik. aku berpikir banyak hal, yang pasti keadaan itu sangat dramatis, sebuah nilai konsep yang disisipkan takdir bahwa kehidupan telah berubah. suasana yang ambigu itu seakan-akan berbicara untuk jaman sekarang kita tidak memerlukan ilmu hidup, ini adalah jaman untuk berpesta-pora menikmati pesta, biarkan saja Ilmu hidup itu hilang, kita diciptakan untuk bersenang-senang.

namun...
setidaknya aku masih percaya
"orang jawa akan menjadi orang jawa ketika dia beranjak memasuki usia senja"


hehehe
gitu deh..
ertunjukan wayang aku tinggalkan sejenak, di kapalan beberapa saat lagi the mudub akan tampil. persetan dengan tulisanku sebelumnya (sepertinya aku memang hidup di jaman ini). the mudub adalah band pop gokil yang aneh, kali ini mereka main mengecewakan,mungkin dikarenakan telah mengisi dua tempat. pada konser di kapal ini hanya vokalisnya yang tambah ancur (baik dari segi suara maupun aksi panggung). mereka mengandalkan jokes-jokes kasar yang sebenarnya sangat aku benci. suatu saat tampil yang lebih keren lagi yah teman...

1 januari 2011


tanggal 1 januari 2011 aku bangun siang, dengan suasana kamar yang masih berantakan aku mencoba berpikir lebih logis soal targetku tahun ini. semuanya berantakan, setelah menata otakku dan cuci muka aku mencoba mencari warnet, setidaknya aku bisa mempostingkan beberapa hal yang kualami malamitu. namun hariitu tidak ada warnet yang membuka pelayanan mereka.

cukup sinting hari itu, di sore harinya aku dan teman-teman komisi berkumpul di Teater Besar guna m,embahas rencana untuk ke jakarta, kita pergi kesana guna mempersiapkan kompilasi komisi empat penjuru, ada empat kota yang ingin kita umpulkan menjadi satu. aku, feri, arum, dan eko yang menyusul kemudian membicarakan tentang uneg-uneg meraka. entah soal dana, teknis, maupun orang-orang yang akan bernagkat kesana. akhirnya disepakati kita berangkat hari rabu tanggal 5 Januari 2011, ada tiga tempat yang akan disinggahi, IKJ-SEKTE KOMIK, MERCUBUANA-BAKAGE, AKSADEMI SAMALI.

2 Januari 2011

pada hari ini aku dan anang pulang kekampung lagi, kali ini aku memakai celana pendek dan kaos tipis (info apa ini). kita ke simo untuk menjelaskan perihal tetanggaku yang ingin ke bogor, aku sampai dirumah jam 12 siang setelahmampir sebentar di kios ayam goreng. hahahaha aku beli ayam goreng karena tahu sampai dirumah pasti tidak ada lauk pauk. tiga potong dada Rp.9000, lumayan murah. sampai disana tiba-tiba hujan deras, sangat deras, aku membuka arsip-arsip lawas yang tergeletak dikamar. didalam map tersebut aku menympan komik-komik yang aku buat saat SMP, mulai dari petualangan dua bersaudara, smiles day, joko wojo, jemboel dan jamboel, hingga komikku yang paling baru seperti on the spot.

nostalgia sejenak itu sangat menyenangkan, aku bisa tertawa terbahak-bahak melihat gambat maupun tulisan yang muncul di balon kata. bahkan ada sebagian gambar yang aku hapus pake ludah gara-gara dulu tidak memiliki pengapus. disamping komik komik debut, aku menemukan blue print surat cinta dan buku harianku saat smp dan sma lho... ada puisi pusikonyl buat sanasuke dan niasti yang belum aku tampilkan dimanapun. aku hanya berikir dulu apa ya yang aku rasakan, hingga bisa bikin kata-kata norak seperti itu:)

setelah hujan agak reda aku kemudian memutuskan kembali kesolo, ternyata tetanggaku tidak jadi ikut ke bogor. ada kondangan dan perjunjukan manten yang harus dia urus, cukup sibuk ternyata. aku kemudian berboncengan sambil bercerita banyak hal, tentang lemon tea, sanasuke, rencana gila ke jakarta, kekonyolan -kekonyolanku, dan tentu saja keluhan mas EPIGON. dia mengeluh banyak hal, hari itu mas EPIGON habis putus sama MEONG. dia berceritaaaaaaaaaaaaaaaaaaa panjaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaang sekaliiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii. dan itu tidakperlu aku tulis disini.oke hari ni cukup anti aku sambung lagi XD